Surprise Me!

Independensi Hakim Kasus Tom Lembong Dipertanyakan, Ini Kata Refly Harun dan Gayus Lumbuun | ROSI

2025-08-09 104 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar Hukum Tata Negara sekaligus pendukung Tom Lembong, Refly Harun mengatakan terkait putusan kasus Tom Lembong, persoalan terbesar adalah kekuasaan yudikatif kita tidak benar-benar independen. Baik karena ada tekanan kekuasaan, maupun tekanan mafia peradilan. <br /> <br />"Selama ini kita hanya menyalahkan aparat penegak hukum, tanpa memberikan ruang bahwa mereka juga berada dalam posisi yang tidak bisa menolak ketika diperintahkan sesuatu. <br /> <br />"Anda enggak usah jadi hakim deh, kalau Anda penakut," katanya. <br /> <br />Hakim Agung 2011-2018, Prof. Gayus Lumbuun mengatakan pernah mengusulkan adanya perombakan di Mahkamah Agung pada tahun 2014 saat masih menjabat sebagai Hakim Agung untuk perbaikan dunia peradilan. <br /> <br />Ia juga meminta agar hakim-hakim dan jajarannya dievaluasi, sehingga hakim yang masih baik dipertahankan dan yang jelek dibuang. <br /> <br />Menanggapi hal itu, Refly mengatakan pernah mengusulkan agar Mahkamah Agung di-shut down saat kasus pejabat MA Zarof Ricar terungkap dan ditemukan barang bukti uang tunai senilai satu triliun rupiah. Menurut Refly, harus ada langkah-langkah perbaikan hukum yang revolusioner. <br /> <br />Apakah usulan ini berlebihan atau bisa jadi titik balik dunia peradilan? <br /> <br /> <br /> <br />Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/FewAMvOVKx8?si=_iIwD6_Noo4-qvQp <br /> <br />#tomlembong #hakim #vonis <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/610453/independensi-hakim-kasus-tom-lembong-dipertanyakan-ini-kata-refly-harun-dan-gayus-lumbuun-rosi

Buy Now on CodeCanyon